INDONESIA

INDONESIA

Breaking News
Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Sunday, February 7, 2016

Air Terjun Madakaripura - Tempat Meditasi Terakhir sang Patih Majapahit

Air terjun Madakaripura adalah sebuah air terjun yang terletak di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Air terjun ini adalah salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Air terjun setinggi 200 meter ini merupakan air terjun tertinggi di Pulau Jawa dan tertinggi kedua di Indonesia. Air terjun Madakaripura berbentuk ceruk yang dikelilingi bukit-bukit yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi.
Air Terjun Madakaripura ini dikelilingi oleh tebing-tebing terjal yang membentuk ruangan dan berdiameter sekitar 25 meter. Berdiri di dalam ruangan alam ini kita akan merasa seolah berada di dasar sebuah tabung, dimana terdapat air terjun dengan ketinggian sekitar 100 meter, dengan limpahan air yang jatuh dengan derasnya dari atas dan berubah menjadi selembut kapas ke kolam berwarna kehijauan. Air yang jatuh di kolam ini menimbulkan bunyi yang berirama, terkadang bunyi yang ditimbulkannya lebih keras dikarenakan air yang jatuh lebih deras.
Keunikan dan kesejukan air terjun Madakaripura ini membuat kita betah berlama-lama memandanginya. Tebing-tebing disekitar air terjun terdapat beberapa goa, mirip dengan lokasi film-film silat dan memang cocok untuk daerah pertapaan. Hanya terdengar suara air dan jauh dari kebisingan dan polusi kendaraan kota.

Menyaksikan keindahan panorama serta mengabadikan momen dengan kamera adalah cara terbaik untuk menikmati pesona Air Terjun Madakaripura. Air terjun yang terus-menerus mengalirkan curah air bepadu indah dengan lumut berkilauan akibat terkena sinar matahari. Tatkala Anda menengadahkan kepala ke arah langit, Anda dapat meresapi pesona indah yang dimilikinya.

Tempat Meditasi Terakhir Gajah Mada

Menurut kitab Negarakertagama, kawasan Madakaripura adalah pemberian Raja Hayam Wuruk kepada Gadjah Mada. Saat memasuki lokasi air terjun, terlihatlah patung mahapatih legendaris dari Kerajaan Majapahit tersebut.

Masyarakat di sana menyebutkan bahwa Gadjah Mada menjadikan Air Terjun Madakaripura sebagai tempat meditasi terakhirnya. Menurut keyakinan Jawa kuno, di sinilah Gadjah Mada mencapai moksa, yaitu menghilang dari muka bumi secara fisik dan spiritual. Tidak heran bila masih banyak orang datang ke lokasi air terjun ini untuk bermeditasi atau bertirakat, khususnya pada malam tangga 1 Syuro atau malam tahun baru penanggalan Jawa.

Perjalanan yang tak mudah

Perjalanan menuju Air Terjun Madakaripura dapat ditempuh melalui jalur Surabaya. Tetapi agar lebih mudah, Anda sebaiknya menyewa mobil di Malang atau Surabaya. Bila tidak ingin repot, Anda dapat mengambil paket wisata ke Gunung Bromo yang juga memasukkan destinasi Air Terjun Madakaripura di dalamnya.

Jalanan desa yang berkelok-kelok menjadi santapan perjalanan ke Air Terjun Madakaripura. Persiapkan kondiso kendaraan anda, angin ban, juga bensin. Sebab sepanjang trek tak akan kita temui bengkel, Tambal ban atau Pom bensin. Hutan-hutan disekitar sini masih tergolong lebat, warna hijau seakan mendominasi. Bahkan, masih terlihat sisi – sisa bekas penebangan hutan secara liar oleh warga sekitar untuk dibuka menjadi lahan baru.

Setelah perjalanan, Sebuah gerbang retribusi akan menyambut anda. Dari sini, jarak ke parkiran Air Terjun Madakaripura masih sekitar 300 meter. Saat tiba di lokasi air terjun Madakaripura kita akan bertemu dengan warung kecil, pos penjaga dan toilet (bisa ganti baju), disitu terdapat pula penyewaan payung bila kita tidak ingin terlalu basah kuyup. Air terjun ini berawal dari air yang mengalir dari tebing memanjang dan membentuk tirai, sehingga kita bisa berpayung ria berjalan di bawahnya.
Read more ...

Saturday, February 6, 2016

Pantai Trikora Bintan


Pantai Trikora, Pulau Bintan, Kepulauan Riau

Pantai Trikora adalah salah satu pantai terindah di Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Pantai inidibagi menjadi beberapa bagian, Trikora 1 sampai Trikora 4. Biasanya para pelancong menghabiskan waktu liburannya di Trikora 4, dimana bisa menikmati suasana pantai yang bersih dengan pemandangan batu-batu koral yang besar-besar. Pantai trikora merupakan salah satu pantai yang cukup terkenal di Bintan. Pasirnya yang putih dan ketenangan ombaknya, menjadikannya sebagai salah satu tujuan bagi mereka yang pelesiran ke Bintan.


Selain Pantai Trikora 4, Pantai Trikora 3 adalah pantai yang paling banyak dikunjungi masyarakat yang membawa keluarga dan anak-anak. Pantai Trikora tiga dikenal juga dengan nama "pantai Trikot." Pantai ini adalah milik atau aset hotel Sampoerna yang berada di Kota Tanjung Pinang. Pantai Trikora tiga ini memiliki kawasan yang cukup luas, airnya bersih dan dangkal. Pemandangan di pantai ini sangat menakjubkan ditambah dengan susunan batu-batu yang tak kalah artistiknya.  Di pantai ini anak-anak dan orang dewasa biasa mandi menggunakan pelampung atau ban yang bisa dibawa atau di sewa dikawasan tersebut. Bisa juga melakukan snorkling, alatnya bisa disewa ditempat tersebut.

Pantai Trikora ini terletak di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, sekitar 45 kilometer arah timur Kota Tanjungpinang.  Pemandangan di pantai Trikora ini begitu indah. Di sepanjang pantai yang memiliki garis pantai sepanjang  25 kilometer ini, ditumbuhi ribuan pohon kelapa dan pohon - pohon lainnya seperti pohon bakau dipadu dengan pasir pantainya yang putih bersih. Ditambah lagi terdapat batu - batu besar di pantai menambah keindahan pantai ini. Batu-batu itu sering dimanfaatkan oleh pengunjung pantai untuk berjemur atau memancing.


Bagaimanapun, pantai Trikora benar-benar pantai yang bagus. Selain bersih, airnya bening dan fasilitasnya cukup, Fasilitas di kawasan pantai ini antara lain, terdapat kedai-kedai penjual makanan dan minuman yang menjual berbagai jenis makanan seperti mie rebus sampai ikan bakar. Serta terdapat pondok-pondok peristirahatan dengan tarif 30.000 rupiah sepuasnya. Menatap ke tengah laut, terlihat kelong yang terbuat dari kayu dengan atap daun rumbia untuk alat menangkap ikan yang digunakan warga setempat.


Read more ...

Monday, March 9, 2015

Keindahan Pulau Alor

Keindahan Pulau Alor - Nusa Tenggara Timur
Secara geografis Pulau Alor beserta beberapa pulau kecil lainnya merupakan bagian dari wilayah kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Namanya memang sangat singkat “Alor”, tetapi pulau ini menyimpan pesona alam yang sangat panjang dan memukau. Dimulai dari Alam, wisata, budaya hingga kekayaan bahasa. Alor memang Eksotik dan tak akan habis untuk dinikmati keindahannya. Salah satu yang paling exotic dan populer dari Kabupaten Alor adalah selat pantar, yang terletak di antara pulau alor dan dan pulau pantar. Keindahan dan keunikan alam bawah laut Selat Pantar sangat menakjubkan. Bahkan jika dibandingkan dengan Taman Laut Komodo yang juga berada di Nusa Tenggara Timur, Berau di Kalimantan Timur, Bunaken di Sulawesi Utara dan Raja Ampat di Papua, Selat Pantar masih tetap yang terbaik, meski selama ini untuk diving, taman laut Komodo, Bunaken, Berau, dan Raja Ampat lebih populer, tapi di mata para diver kelas dunia taman laut Selat Pantar lebih unggul karena keindahannya yang menakjubkan. Konon terindah setelah taman laut Kepulauan Karibia.

Banyak wisatawan asing yang pernah ke Pulau Alor terkagum-kagum. Sebab, selain dimanjakan keindahan taman lautnya, mereka juga menemukan fenomena taman laut tersebut langka dan sangat menarik di Alor. Makanya, wajar jika wisata bahari Alor dengan panorama bawah laut yang spefisik di Selat Pantar menjadi primadona dan pemikat bagi para diver kelas dunia dari Amerika, Australia, Austria, Inggris, Belgia, Belanda, Jerman, Kanada, Selandia Baru, dan beberapa negara di Asia.

Tercatat, ada 26 titik diving yang memesona wisatawan di sana. Ke-26 titik diving itu yaitu, Half Moon Bay, Peter’s Prize, Crocodile Rook, Cave Point, The Edge, Coral Clitts, Baeylon, The Arch, Fallt Line, The Pacth, Nite Delht, Kal’s Dream, The Ball, Trip Top, The Mlai Hall, No Man’s Land, The Chatedral, School’s Ut, dan Shark Close.

Keindahan Pulau Alor - Nusa Tenggara Timur
Titik diving yang terakhir ini sangat menarik karena merupakan kumpulan ikan hiu dasar laut yang sangat bersahabat dengan para diver. Keindahan bawah laut yang terdapat di Alor Besar, Alor Kecil, Dulolong, Pulau Buaya, Pulau Kepa, Pulau Ternate, Pulau Pantar, dan Pulau Pura, juga mengundang decak kagum para diver profesional dari Jakarta dan Bali untuk datang ke sana.

Alor memang sebuah pulau yang penuh pesona. Wilayah yang terdiri dari gugusan gunung, pulau-pulau kecil, serta Selat Kalabahi yang menjorok jauh ke dalam daratan membuat pulau ini menawarkan pesona keindahan yang menawan. Begitu pula dengan alam yang terbentuk dari hasil perpaduan ekstrem antara daerah pesisir dan pegunungan terjal ini, membuat kehidupan di Pulau Alor menjadi beragam. Di wilayah pesisir, terutama di sekitar Teluk Kalabahi, misalnya. Daerah Ibu Kota Kabupaten Alor ini menjadi pusat perdagangan, birokrasi, dan tempat hidup masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari lautan. Bahkan, di wilayah ini hidup pula berbagai kelompok etnis dengan beragam latar belakang pekerjaan yang menjadi simbol modernisasi. Setidaknya daerah tersebut menjadi tempat pertumbuhan industri tradisional seperti kain tenun Alor yang terkenal.






Read more ...

Keindahan Taman Laut Bunaken

Bunaken pulau dengan luas 8,08 km² terletak di Teluk Manado, Sulawesi Utara. Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Kelautan Manado Tua. Secara keseluruhan taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektar dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen.

Pecinta diving, pasti terpuaskan di Bunaken yang sedikitnya memiliki 40 lokasi penyelaman yang menyajikan berbagai jenis ikan tropis dan terumbu karang. Salah satunya jenis karang hidup, berupa terumbu karang tepi dan penghalang. Paling menarik perhatian adalah terumbu tebung karang vertikal yang membentang sepanjang 50 meter. Jenis ikan besar seperti marlin, tuna, pari, layar, cakalang, barakuda, hiu kepala palu kadang menyinggahi perairan ini. Maklum, kerusakan Taman Nasional Bunaken relative lebih rendah dibanding taman laut lain yang tersebar di Indonesia. Ini yang membuat Bunaken lebih unik dibanding tempat wisata lain.Pesona Natural Alam Bawah Laut Bunaken telah banyak diminati wisatawan manca negara untuk kembali datang dan menikmati keindahannya, yang patut disayangkan adalah kurangnya promosi dan sosialisasi tentang keberadaannya sehingga belum banyak menghasilkan dan berkontribusi menghasilkan cadangan devisa bagi negara kita.

Taman Nasional Bunaken merupakan perwakilan ekosistem perairan tropis Indonesia yang terdiri dari ekosistem hutan bakau, padang lamun, terumbu karang, dan ekosistem daratan/pesisir. Konon kawasan terumbu karang dan alam bawah lautnya yang terindah di dunia.

Sedikitnya, Taman Nasional Bunaken memiliki 40 tempat penyelaman yang kaya akan ikan-ikan tropis dan terumbu karang. Seperti ditulis wisatamelayu.com, pengunjung dapat menyelam dan menyaksikan keindahan lebih dari 150 spesies dari 58 genus ikan-ikan serta terumbu karang di kawasan tersebut.
Kawasan yang diresmikan sebagai taman laut nasional sejak 1991 itu juga menawarkan keindahan lain yaitu adanya underwater great walls atau dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Dalam rantai makanan, dinding karang tersebut berfungsi sebagai sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bunaken.

Bunaken memiliki keragaman kehidupan bawah laut yang sangat beragam, karena daerah taman laut Bunaken terletak di segitiga terumbu karang dunia yang tersebar dari Indonesia, Malaysia, phillipine, Papua Nugini, Timur Leste, dan Kepulauan Solomon. Disini Anda bisa melihat 70% dari jenis ikan di dunia di dalam taman laut Bunaken, dan angka ini tidak termasuk ikan-ikan laut dalam.

Read more ...

Air terjun Menakjubkan ~Sipiso-piso



Air terjun Sipiso-piso - Sumatera UtaraAir terjun Sipiso-piso terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, atau sebelah utara Danau Toba, sekitar 24 kilometer dari Kabanjahe, biasanya ramai dikunjungi wisatawan lokal yang mengisi liburan akhir pekan. Secara geografis, Desa Tongging berada di dataran lebih rendah, sementara Air Terjun Sipiso-piso terletak di perbukitan yang lebih tinggi dari Desa Tongging. Air terjun ini berada di ketinggian lebih kurang 800 meter dari permukaan laut (dpl) dan dikelilingi oleh bukit yang hijau karena ditumbuhi hutan pinus.

Air terjun Sipiso-piso - Sumatera UtaraDengan mengunjungi Desa Tongging, Anda akan menikmati pemandangan yang indah seperti kawasan wisata di Desa Tao Silalahi yang berada di dekatnya. Sebelum menikmati air terjun dari dekat, Anda akan disuguhi pemandangan indah Tanah Karo dari gardu pandang yang ada di puncak bukit, titik pangkal aliran air terjun Sipiso-piso. Dari puncak bukit yang mengitari Air Terjun Sipiso-piso ini pula Anda dapat menyaksikan keindahan lansekap Danau Toba, sebuah danau vulkanik terbesar di dunia.

Air terjun Sipiso-piso - Sumatera UtaraNama Air terjun sipiso-piso ini sendiri berasal dari kata Piso yang berarti pusau, tentunya anda sudah bisa membayangkan bentuk air terjun ini yang meluncur tajam bagaikan pisau dari atas tebing. Air terjun itu deras mengalir ke bawah mengiris bukit-bukit hijau yang ditumbuhi pohon pinus. Anda tidak hanya dapat melihat air terjun dari kejauhan, namun bisa juga turun lebih dekat ke bawah. Untuk mencapai dasar air terjun, para turis memang harus mengeluarkan sedikit tenaga ekstra. Tangga menuju bawah cukup jauh dan terjal sehingga pastikan bahwa anda memiliki stamina yang cukup serta membawa perbekalan seperti air mineral. Turunnya mungkin tidak terlalu menjadi masalah, namun untuk naik kembali ratusan anak tangga setelah selesai bersenang-senang di bawah tentu akan menguras energi.

Air Terjun Sipiso-piso punya pemandangan alam yang indah nan mempesona. Di antara tebing yang tampak kehijauan, turunlah kucuran air yang tak begitu besar. Dari sebuah pos pemantauan yang ada di Merek, anda bisa menikmati keindahan Sipiso-piso dan Danau Toba dari kejauhan.

Ketika berwisata di Air Terjun Sipiso-piso dan berkeinginan untuk bermalam, maka Anda dapat menemukan penginapan di Desa Tongging atau di Kota Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo. Selain itu, bila Anda ingin mencari kenang-kenangan atau suvenir untuk keluarga di rumah, maka datangi saja berbagai penjaja suvenir khas Tanah Karo disekitar kawasan wisata ini.

Wisata Indonesia, termasuk juga wisata Air Terjun Sipiso-piso di Sumatera Utara ini memang sangat eksotis. Kita sebagai orang Indonesia harus bangga dan mencintainya. Selamat berwisata, selamat menikmati titik eksotis di Indonesia.
Read more ...

Taman Nasional Komodo, Habitat Asalnya Komodo

Pulau Komodo - NTT
Pulau Komodo terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pulau itu menjadi tempat hidup hewan komodo. Tak heran jika banyak Para wisatawan, baik lokal dan mancanegara, sering berkunjung ke Pulau Komodo. Terlebih bagi wisatawan yang memang gemar bertualang di tempat terbuka. Keindahan alam Pulau Komodo tercermin dari kondisi hutan yang asri. Termasuk juga hutan bakaunya. Hutan bakau menjadi salah satu keistimewaan Pulau Komodo. Sebab hutan itu tetap terlihat hijau meski musim kemarau tiba. Keindahan panorama alam Pulau Komodo, juga terlihat di daerah pesisir pantai dan lautnya. Kondisi air laut di perairan Pulau Komodo, jernih. Keindahan biota di laut juga tak kalah memukaunya dengan panorama darat.

Pemandangan alam di Pulau Komodo sangat indah. Tak heran bila pulau ini sering dikunjungi wisatawan. Taman Nasinal Komodo yang terkenal dengan habitat Binatang Komodo-nya, ternyata mempunyai keindahan dan pesona lainnya. Taman nasional Komodo yang terdiri dari tiga pulau besar yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil, yang fungsinya untuk melindungi komodo dan habitatnya, juga terdapat 277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan Asia dan hewan Australia.

Di Taman Nasional Komodo tersebut terdapat 32 spesies mamalia, 128 spesies burung, dan 37 spesies reptilia. Taman Nasional Komodo dan sekitarnya adalah rumah bagi salah satu lingkungan laut terkaya dan paling beragam di dunia. Lebih dari 50 tempat menyelam yang unik telah disurvei dan dipetakan bagi pengunjung taman. Ini juga rumah bagi lebih dari 1.000 spesies ikan dan 250 jenis karang pembentuk terumbu. Taman Nasional Komodo memiliki dua lingkungan laut yang berbeda, satu di utara dan yang lainnya di selatan taman. Tidak salah bila wilayah ini dikukuhkan sebagai World Heritage Site oleh UNESCO.
Pulau Komodo - NTT

Pulau Komodo - NTT

Pulau Komodo - NTT

lihat juga : Keistimewaan Komodo
Read more ...

Sunday, March 8, 2015

Magelang; Tetangga Yogyakarta yang Tak Kalah Menarik



Magelang merupakan nama kabupaten dan kota yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, daerah ini sering menjadi tujuan bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta karena jaraknya yang tidak terlalu jauh. 


Di Magelang juga inilah terdapat salah satu tempat wisata yang sangat terkenal bahkan sampai ke penjuru dunia yaitu Candi Borobudur. Jika anda berkunjung ke Yogyakarta, mungkin anda bisa menjadikan Magelang sebagai destinasi wisata berikutnya. Berikut ini tersaji beberapa tempat wisata di Magelang yang bisa anda kunjungi.

Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan tempat wisata di Magelang yang sangat terkenal, Candi Borobudur ini merupakan candi Budha terbesar yang dibangun sebelum Angkor Wat di Kamboja berdiri. Candi ini juga diakui oleh lembaga internasional dari PBB yaitu UNESCO sebagai situs warisan dunia.


Situs megah warisan budaya dunia ini berdiri di tengah taman seluas 85 Ha dan luas bangunan Candi Borobudur adalah 15.129 meter persegi. Harga tiket masuk Candi Borobudur ini Rp. 30.000 untuk Dewasa (6 tahun keatas) sedangkan untuk dibawah usia 6 tahun atau pelajar harga tiket masuknya Rp. 12.500.

Ketep Pass

Pemandangan dari ketep pass Magelang


Selain Candi Borobudur, tempat wisata di Magelang selanjutnya adalah ketep pass kalau diartikan ke Bahasa Indonesia artinya adalah puncak pass. Ketep Pass di Magelang ini merupakan tempat wisata yang menawarkan pemandangan alam Gunung Merapi yang mengelilingi Magelang, lokasinya berjarak sekitar 30 km dari Kota Magelang.


Selain menikmati pemandangan alam di Ketep Pass disini juga tersedia Museum dan Ketep Volcano Theater yang memuat film dokumenter tentang aktivitas Gunung Merapi. Harga tiket masuk ketep pass ini cukup murah yaitu Rp. 7000 sedangkan untuk melihat film dokumenter anda akan dikenakan biaya tambahan Rp. 7000.

Air Terjun Kedung Kayang



Setelah puas menikmati pemandangan alam gunung merapi di Ketep Pass, anda bisa melanjutkan perjalanan ke objek wisata di Magelang selanjutnya yaitu Air Terjun Kedung Kayang. Air terjun ini lokasinya berada tidak jauh dari Ketep Pass jaraknya sekitar 20 menit perjalanan, letaknya berada di tengah perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Boyolali.
Air Terjun Kedung Kayang Magelang


Setelah membayar tiket masuk, untuk mencapai lokasi air terjun kedung kayang ini anda harus berjalan kaki melewati jalan berpaving yang berliku, menanjak dan turun. Harga tiket masuk ke air terjun kayang ini adalah Rp. 4000 dan sebaiknya hati-hati apabila turun ke air terjun ini pada waktu hujan.


Air Terjun Curug Silawe

Tempat wisata di Magelang selanjutnya anda bisa mengunjungi Curug Silawe yang berada di kaki Gunung Sumbing, lokasi tepatnya berada di Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Di bagian bawah air terjun curug silawe ini terdapat kolam yang tidak terlalu dalam sehingga para wisatawan bisa menikmati segarnya air terjun curug silawe ini.
Curug Silawe Magelang


Selain Curug Silawe anda dapat mengunjungi Curug Sigong yang berada di sebelah kanan Curug Silawe dengan melewati anak tangga yang telah disediakan, Curug Sigong ini ketinggiannya tidak setinggi Curug Silawe namun tidak kalah menarik dengan Curug Silawe.




Taman Kyai Langgeng


Taman Kyai Langgeng merupakan tempat rekreasi di Magelang yang dikelola oleh Pemkot setempat, lokasinya berada di Jalan Cempaka No.6 Kota Magelang. Taman rekreasi ini memiliki luas 27,5 hektare dengan berbagai fasilitas permainan yang tersedia seperti perahu bebek, bianglala, kereta air, kolam renang, kuda mini, outbound, camping ground dan lain sebagainya.

Tempat wisata di Magelang ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 sampai pukul 17.00 WIB, harga tiket masuk Senin - Jumat Rp. 15.000 sedangkan Sabtu, Minggu dan libur nasional harga tiketnya Rp. 20.000. Untuk beberapa wahana dikenakan biaya tambahan dan beberapa diantaranya gratis.
Read more ...

Klaten; Antara Jogja-Solo yang Kadang Terlupa

Klaten merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki luas 665,56 kilometer persegi, Kabupaten Klaten ini berbatasan dengan Boyolali di sebelah utara, Sukoharjo di timur serta Yogyakarta di Selatan dan Barat.

Di Klaten ini terdapat beberapa tempat wisata yang bisa anda kunjungi, jika anda sedang berada di Klaten atau ingin berkunjung ke Klaten anda bisa mengunjungi tempat wisata di Klaten seperti berikut ini.


1. Obyek Mata Air Cokro (OMAC)

Umbul Cokro Klaten
Obyek Mata Air Cokro (OMAC) atau disebut juga Umbul Cokro Tulung ini merupakan salah satu tempat wisata yang ada di Klaten, lokasinya berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Tempat ini menawarkan wisata air dengan memanfaatkan sumber mata airnya langsung untuk air kolamnya. Disini terdapat kolam renang atau semacam waterpark dengan berbagai permainan, selain itu juga tersedia kolam renang alami yang berasal dari mata air murni.

2. Umbul Ponggok

Umbul Ponggok Klaten
Umbul Ponggok lokasinya berada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Tempat wisata ini merupakan sebuah kolam besar yang berukuran 6000 meter persegi yang juga memanfaatkan sumber mata air sehingga airnya cukup jernih. Di kolam ini terdapat ikan air tawar dan dasar kolamnya merupakan pasir, sehingga wisatawan bisa snorkeling sambil melihat ikan berwarna-warni disini.



3. Candi

Candi Sewu Klaten


Di Klaten juga terdapat beberapa Candi sebagai objek wisata budaya atau peninggalan sejarah di Klaten seperti Candi Sewu, Candi Plaosan Lor dan Kidul, Candi Asu, Candi Merak, Candi Sojiwan, Candi Bubrah dan Candi Lumbung.


4. Agrowisata Gondang Winangun

Gondang Winangun Klaten
Agrowisata Gondang Winangun merupakan tempat wisata yang berada di kawasan pabrik gula gondang, lokasinya berada di Desa Gondang, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Disini para wisatawan bisa melihat bagaimana proses pembuatan gula pasir dan mengunjungi museum gula dimana anda bisa mengetahui sejarah industri gula dari masa ke masa, selain itu disini juga ada Green Park yang menyediakan waterpark serta permainan seperti outbound, flying fox dan lain sebagainya.

Baca juga : Gondang Winangoen, Pabrik dan juga Museum Gula
Read more ...

Tuesday, July 9, 2013

Pantai Siung

Pantai Siung adalah nama sebuah pantai yang terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Berjarak sekitar 98 km dari Kota Yogyakarta atau sekitar 2 jam perjalanan. Pantainya masih bersih dan tidak terlalu ramai pengunjung, pantai ini berkarang sehingga kurang sesuai untuk berenang, pasirnya putih dan air pantainya yang jernih. Untuk memasuki pantai ini kita diharuskan membayar retribusi sebesar Rp.3000/orang dan biaya parkir sepeda motor Rp.2000.

 



Read more ...

Wednesday, May 22, 2013

Museum Sangiran "The Homeland of Java Man"

Sangiran merupakan sebuah situs manusia purba Indonesia yang memiliki luas 48 km² dan terletak di Jawa Tengah, 15 kilometer sebelah utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo dan terletak di kaki gunung Lawu. Secara administratif Sangiran terletak di 2 kabupaten, yaitu kabupaten Sragen dan kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah. Pada tahun 1977 Sangiran ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Pada tahun 1996 situs ini terdaftar dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. 


Di situs ini terdapat Museum Purbakala Sangiran yang menyimpan ribuan fosil manusia purba yang jumlahnya hampir separuh dari seluruh fosil manusia purba di dunia. koleksi fosil di museum ini diklaim paling lengkap se Asia. Selain itu, di museum ini juga terdapat fosil hewan bertulang belakang, fosil binatang air, batuan, fosil tumbuhan laut serta alat-alat batu. Di museum ini kita juga bisa melihat film sejarah terbentuknya bumi, dan film tentang proses penemuan situs sangiran dan fosil-fosilnya, di film ini juga diceritakan tentang asal manusia purba di Sangiran.

Di depan Museum Sangiran terdapat binatang-binatang yang dikurung di dalam sangkar, seperti monyet dan berbagai jenis burung. Di depan museum ini juga terdapat jejeran kios pedagang souvenir maupun makanan yang dijajakan oleh penduduk sekitar.

Pada awalnya penelitian Sangiran adalah sebuah kubah yang dinamakan Kubah Sangiran. Puncak kubah ini kemudian terbuka melalui proses erosi sehingga membentuk depresi. Pada depresi itulah dapat ditemukan lapisan tanah yang mengandung informasi tentang kehidupan pada masa lampau. Sangiran mencakup beberapa lapisan tanah/formasi tanah. Yang tertua adalah formasi "kalibeng" formasi ini diperkirakan berumur 3 juta - 1,8 juta tahun yang lalu. Pada formasi ini terdiri atas 4 lapisan yaitu lapisan bawah merupakan endapan laut dalam dengan ketebalan lapisan ini 107 meter.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 070/0/1977,tanggal 15 Maret 1977 wilayah Sangiran dan sekitarnya ditetapkan sebagai Daerah Cagar Budaya (Rusmulia Tjiptadi Hidayat,1993). Diperkuat lagi dengan ketetapan yang dikeluarkan oleh komite World Heritage UNESCO pada peringatan yeng ke-20th di Merida,Meksiko yang menetapkan Kawasan Sangiran sebagai Kawasan World Heritage ( Warisan Dunia) No. 593 ( Widianto,H., dan Sadirin.,1996).
Read more ...

Tuesday, May 21, 2013

Pantai Pulang Sawal "Indrayanti"




Pantai Indrayanti, pantai yang terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta ini memiliki nama asli Pantai Pulang Sawal. Pantai ini lebih dikenal dengan nama Pantai Indrayanti karena resto/cafe yang ada di pantai itu bernama Indrayanti, maka dari itu pantai ini lebih dikenal Pantai Indrayanti. Pantai ini termasuk salah satu pantai di area objek wisata Pantai Indrayanti yang mencakup Pantai Krakal, Pantai Kukup, Pantai Baron, Pantai Drini, Pantai Sepanjang dan Pantai Sundak.

Pantai yang belakangan naik daun ini cukup bersih karena memang pengelolanya selalu rajin membersihkan pantai dan pengunjung akan didenda jika ketahuan membuang sampah sembarangan disana. Pantai Indrayanti memiliki pasir putih yang terbentang dari barat ke timur, di bagian barat dan timur pantai terdapat tebing-tebing batu karang yang dapat kita daki. Di pantai ini kita bisa menikmati semilir angin pantai sambil menikmati kelapa muda yang segar, disini kta juga bisa menyewa jetski. Cafe dan penginapan di pantai ini sudah dikonsep “Back to Nature” yang nampak elok.
Read more ...

Monday, May 20, 2013

Baluran, Little Afrika in Java

Baluran, nama salah satu taman nasional di Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Taman Nasional Baluran memiliki luas sekitar 250 km2, dengan rincian :

  • zona inti (12.00 Ha)
  • zona rimba (5.537 Ha)
  • zona pemanfaatan intensif (800 Ha)
  • zona pemanfaatan khusus (5.780 Ha)
  • zona rehabilitasi (783 Ha)
Nama Taman Nasional ini diambil dari nama sebuah gunung yang ada di wilayah taman nasional ini, yaitu Gunung Baluran.Taman nasional ini terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan, oleh karena itu Taman Naional Baluran sering disebut sebagai Afrikanya Jawa.


Mengenai mahluk hidup yang mendiami taman nasional ini, ada sekitar 444 jenis tumbuhan dan di antaranya merupakan tumbuhan asli yang khas dan mampu beradaptasi dalam kondisi yang sangat kering, seperti Widoro bukol, Mimba , dan Pilang. Dan 26 jenis mamalia dan 155 jenis burung, seperti Banteng Jawa, Kerbau liar, rusa, macan tutul, burung merak, ayam hutan merah, bangau tong-tong, dan lainnya.
Tetapi yang menjadi ciri khas dari taman nasional ini adalah Banteng Jawanya. 

Pos-pos pengamatan yang ada di Taman Nasional Baluran :
  • Batangan. Di sini terdapat peninggalan sejarah berupa goa Jepang, makam putra Maulana Malik Ibrahim, atraksi tarian burung merak pada musim kawin (antara bulan Oktober/November) dan berkemah. Fasilitas yang ada di sini antara lain pusat informasi dan bumi perkemahan.
  • Bekol dan Semiang. Di sini terdapat fasilitas pengamatan satwa seperti ayam hutan, merak, rusa, kijang, banteng, kerbau liar, dan burung. Fasilitas yang adadi sini antara lain wisma peneliti, wisma tamu, dan menara pandang.
  • Bama, Balanan, dan Bilik. Di sini merupakan lokasi wisata bahari, lokasi memancing, menyelam/snorkeling, dan atraksi perkelahian antar rusa jantan (pada bulan Juli/Agustus) dan atraksi kawanan kera abu-abu yang memancing kepiting/rajungan dengan ekornya pada saat air laut surut.
  • Manting, dan Air Kacip. Di sini terdapat sumber air yang tidak pernah kering sepanjang tahun, dan merupakan habitat macan tutul.
  • Popongan, Sejile, Sirontoh, Kalitopo. Di sini terdapat fasilitas untuk naik sampan di laut yang tenang, melihat berbagai jenis ikan hias, dan lokasi pengamatan burung migran.
  • Curah Tangis. Di sini terdapat fasilitas untuk kegiatan panjat tebing dengan tinggi 10-30 meter, dan kemiringan sampai 85%.
Selain wilayah di darat, wilayah pantainya dan lautnya juga patut dikunjungi, seperti Pantai Bama, Pantai Bilik, dan Pantai Sejile. Musim kunjungan terbaik adalah bulan Maret s/d Agustus setiap tahunnya.
Read more ...

Sunday, May 19, 2013

Maratua, mutiara di perbatasan

Pulau Maratua, salah satu pulau milik INDONESIA yang berbatasan dengan Malaysia, salah satu pulau dari kepulauan Berawan yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau ini berbentuk memanjang dan melengkung, di dalamnya terdapat 2 danau, Danau Haji Buang dan Danau Tanah Bamban.
Pulau Maratua adalah sebuah pulau kecil yang sangat indah. Keindahan pulau ini tidak hanya ditunjang oleh keindahan alamnya, namun juga segala hal yang hidup di pulau ini.Wisatawan mancanegara sering berkunjung ke pulau ini untuk snorkling maupun diving. Tidak heran jika Pulau Maratua dikenal dengan sebutan Paradise Island, surganya bagi para diver dan pemburu wisata kelautan.


Pulau Maratua sungguh kaya dengan biota bawah lautnya. Tak heran, Pangeran William, putra Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris, pernah mengunjungi pulau ini dan menggagumi keindahan bawah lautnya.
Sekali menyelam di Pulau Maratua, Anda akan ketagihan. Di bawah lautnya, Anda akan bertemu dengan ratusan jenis ikan laut dan terumbu karang yang menggoda. Tidak hanya itu, Anda juga dapat bertemu
barakuda dan penyu hijau. Ditambah dengan air laut yang sangat jernih, Anda akan lupa daratan saat menyelam di Pulau Maratua.Tidak seperti di daerah lainnya, Penyu pulau Maratua hidup menetap di lingkungan pulau Maratua. Mereka bahkan juga bertelur di pulau dan hidup menetap di perairan Maratua.
Pantainya pun akan menjadi tempat bersantai yang spesial. Lautan yang biru dan sunset yang menggoda, akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan untuk Anda. Jika ingin menghabiskan waktu lebih lama di pulau ini, Anda dapat menginap di resort yang ada di Pulau Maratua, 


Penduduk yang tinggal di pulau ini adalah penduduk yang berasal dari Kalimantan. Karena itulah kebudayaan, adat dan tradisi mereka sangat mirip dengan tradisi dan budaya orang Kalimantan pada umumnya. Namun gaya kehidupan keseharian mereka sudah beradaptasi dengan alam pulau Maratua.

Tetapi sayangnya mutiara ini rentan "dicaplok" negara tetangga kita, Pasalnya, operator pulau wisata tersebut juga berasal dari Negari Jiran itu. untuk itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membangun bandara di pulau ini yang sampai sekarang masih pada tahap pembangunan. Bandara di pulau dengan panjang sejauh 26 kilometer dan lebar antara 500 meter sampai 3 kilometer itu, sangat cocok mendukung tujuan wisata.
Harapannya, bandara itu tidak hanya untuk pengembangan wisata, namun juga mendukung sistem pertahanan dan keamanan negara. Di sekitar pulau Maratua terdapat sedikitnya 37 pulau yang juga bisa dijadikan tempat objek wisata. Namun, yang paling tersohor adalah pulau Maratua dan pulau Pabahanan.

Dengan dikelolanya potensi alam kita oleh pihak luar maka negara berpotensi rugi, sayang pemerintah daerah maupun pusat kurang bisa melihat hal ini, dan belajar dari pengalaman lepasnya pulau Sipadan yang bermula dari hal semacam ini. Selama ini, dermaga yang digunakan ketika berkunjung ke pulau itu adalah dermaga milik perusahaan swasta, yakni perusahaan yang menjadi operator wisata di pulau itu. Tetapi pada tahun ini Pemprov Kaltim mengalokasikan dana APBD sebesar Rp. 15 Milyar untuk melanjutkan pembangunan bandara di Pulau Maratua. Selain mendongkrak sektor pariwisata, keberadaan Bandara Maratua juga dapat meningkatkan akses transportasi, mendukung berkembangnya sektor wisata bahari dan pemerataan di kawasan perbatasan dan pedalaman serta untuk pertahanan di kawasan pulau terluar, karena dapat didarati oleh pesawat militer jenis Hercules untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Read more ...

Saturday, May 18, 2013

Gondang Winangoen, Pabrik dan juga Museum Gula

Kali ini saya akan memberi informasi tempat menarik Indonesia lainnya, tepatnya di Kabupaten Klaten, tempat kelahiran, dan saya dibesarkan sampai sekarang masih disini untuk sekolah di SMA, "Gondang Winangoen"

Dari berbagai banyak PG yang ada di Indonesia, hanya Klaten saja yang memiliki Museum Gula. Museum Gula ini terletak di lingkungan kompleks Pabrik Gula Gondang Baru Klaten, termasuk dalam wilayah Desa Gondang Baru, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Pabrik yang berusia lebih dari 100 tahun ini memiliki banyak keunikan yang tidak dimiliki oleh pabrik gula lainnya. Mulai dari museum gula satu – satunya yang ada di Asia Tenggara, green park, bahkan ada juga kereta uap yang dapat membawa kita berkeliling pabrik dan melewati tebu yang sudah siap untuk diproses.


Sejarah


Letak museum sangat strategis karena berada persis tepi jalan utama/ jalan raya yang menghubungkan kota Yogyakarta dengan Kota Solo.

Pabrik Gula Gondang Winangoen berdiri sejak awal abad ke 19 atau pada tahun 1860. Dahulu pabrik gula ini operasinya kurang lebih lima daerah perkebunan seperti Ceper, Krapyak, Ketandan, dan sebagainya. Seiring dengan permintaan dan pertambahan dari kapasitas produksi, maka pabrik gula ini berkembang. Semula pada tahun 1871 luas dari lahan perkebunan sekitar 207,2 hektar. Tetapi dengan meningkatnya permintaan gula bertamabah maka pada tahun 1919 perkebunannya diperluas hingga menjadi 852,2 hektar. Pabrik gula Gondang Winangoen ini mencapai masa kemajuan pada tahun 1889 hingga tahun 1925. Pada tahun 1930 mengalami kemacetan dalam produksinya sehingga untuk sementara berhenti dalam memproduksi gula. Setelah lima tahun kemudian pabrik gula ini mulai beroperasi lagi. Pabrik Gondang Winangoen yang sudah memproduksi gula lagi, tetapi karena suatu hal pabrik ini mulai vakum lagi selama dua tahun yaitu selama tahun 1946 sampai dengan 1948.

Pendirian Museum Gula Jawa Tengah dilandasi, pertimbangan bahwa perkembangan industri sebagai data untuk pengembangan lebih lanjut. Gagasan pertama dimulculkan oleh Gubernur Propinsi Jawa Tengah yang kala itu dijabat oleh Bapak Soepardjo Roestam dengan dukungan penuh dari Bapak Ir. Waryatno, direktur utama PTP. XV – XVI (persero).
Peresmian berdirinya museum dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 1986, bertepatan dengan diadakannya Kongres Internasional Soceity of Sugar Cane Technologist (ISSCT) di Pasuruan Jawa Timur yang dihadiri para ahli gula seluruh dunia. Museum Gula Jawa Tengan menempati sebuah bangunan lama, yaitu bangunan bekas tempat tinggal yang bergaya arsitektur klasik Eropa.
Bangunan museum  terdiri dari ruang pameran tetap, perpustakaan, lavotary, dan musholla, seta dilengkapi dengan ruang auditorium seluas 753 meter persegi. Status penyelenggaraan museum dilaksanakan oleh PTP. XV – XVI (Persero)yang berkedudukan di Surakarta dan dikelola oleh Pabrik Gula Gondang Baru Klaten.


Setiap hari PG Gondang Baru menghasilkan kurang lebih 2000 karung dengan berat masing – masing karung 50 kg. Penggilingan tebu dilakukan 24 jam nonstop selama 4 bulan, ini disebabkan waktu tumbuh tanaman tebu sekitar 7 – 9 bulan sehingga penggilingan dilakukan semaksimal mungkin.
Beralih ke museum gulanya yang merupakan salah satu dari museum gula yang hanya ada 2 di dunia (satunya lagi berada di Swiss). Di museum ini kita dapat melihat peta yang menunjukkan lokasi pabrik gula di Jawa Tengah yang masih berjalan sampai sekarang ini. Lalu kita dapat melihat alat dan mesin yang digunakan dalam pembuatan gula, jenis – jenis tebu, hama tebu, penyakit tebu, sampai alat perkantoran seperti mesin ketik.

Salah satu hal yang menjadi kebanggaan warga Klaten

Baca juga : Klaten; Antara Jogja-Solo yang Kadang Terlupa





Read more ...

Pantai Seger "Pantai Putri Nyale"

Pantai Seger, pantai pasir putih yang terletak kira-kira 65 kilometer dari Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Tepatnya di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.Untuk menuju ke pantai ini mungkin sedikit susah karena tempatnya jauh dari jalan utama. Tapi semua itu tidak ada apanya dibanding keindahan yang ditawarkan Pantai Seger. Pantai ini tidak terlalu ramai hanya beberapa turis asing yang datang untuk berselancar di pantai ini, mungkin karena Pantai Seger tidak sepopuler tetangganya yaitu Pantai Kuta.


Pantai Seger juga sering disebut Pantai Putri Nyale, kenapa....? hal ini berhubungan tentang mitos yang berkembang di masyarakattentang Legenda Putri Nyale. Diceritakan, dulu di selatan Pulau Lombok terdapat sebuah kerajaan yang dirajai oleh seorang raja yang arif dan bijaksana, ia memiliki seorang putri yang bernama Purti Mandalika. Ketika menginjak dewasa ia tumbuh menjadi seorang putri yang cantik jelita dan terkenal sopan dan ramah. Kecantikan Putri Mandalika membuat pangeran-pangeran dari kerajaan tetangga ingin mempersuntingnya, mereka saling berlomba untuk mendapatkannya dan bahkan memberikan ancaman jika Putri Mandalika tidak mau menerima lamaran mereka, Putri Mandalika menyadari bahwa ia tidak bisa memilih salah satu diantara mereka karena jika itu terjadi maka akan ada perang dan permusuhan diantara mereka. maka itu ia bersemedi dan lalu menyuruh para pangeran untuk berkumpul di pantai pada tanggal 20 bulan sepuluh (Bulan Sasak)pada pagi-pagi buta. Sang putri berdiri membelakangi pantai di atas seonggok batu dan mengatakan keputusannya, bersamaan dengan berakhirnya kata-kata yang ia lontarkan ia lalu menceburkan diri ke dalam laut yang langsung di telan gelombang disertai dengan angin kencang, kilat dan petir yang menggelegar. Pada saat rakyat mencarinya munculah binatang kecil berbentuk cacing laut dan menganggapnya sebagai jelmaan Putri Mandalika.

Lalu, apakah Nyale sebenarnya ? 



Para ahli biologi menyebut nyale sebagai jenis cacing laut (anelida polycaetae) atau cacing kelabang yang tergolong bangsa anelida tetapi bukan termasuk jenis anthropoda (binatang beruas). Di Lombok Nyale ditangkap tanggal 20 bulan kesepuluh dan awal tahun Sasak yang ditandai dengan terbitnya bintang Rowot di mana bulan kesatu menurut Suku Sasak dimulai tanggal 25 Mei dan umur setiap bulan dihitung 30 hari. Bila dibanding dengan tahun Masehi perbedaannya siklusnya sedikit dan bulan kesepuluh dan kesebelas jatuh bulan Februari dan Maret. Pada tanggal-tanggal itu para masyarakat berkumpul untuk mencari Nyale, kegiatan ini disebut sebagai festifal Bau Nyale, Festival ini diadakan tepat di 16 titik pantai Selatan Lombok Tengah yang memanjang sejauh puluhan kilometer dari arah Timur hingga barat seperti di Pantai Kaliantan, Pantai Kuta atau Pantai Selong Belanak. Namun biasanya Pantai Seger di Desa Kuta, Kecamatan Pujut Lombok Tengah yang biasanya menjadi lokasi festival tahunan ini. Cacing yang ditangkap ini, nantinya akan dikonsumsi warga dengan dimasak dan dimakan bersama-sama. Menurut ahli, Nyale atau cacing yang ditangkap sangat baik untuk dikonsumsi karena kaya akan protein.


Sebelum perayaan inti dari Festival Bau Nyale dimulai, biasanya digelar beberapa kesenian dan acara tradisional seperti betandak (berbalas pantun), bejambik (pemberian cendera mata kepada kekasih) serta Belancaran (pesiar dengan perahu). Tak lupa dipertunjukan juga pementasan drama dari kisah Putri Mandalika.Festival Bau Nyale memang menarik banyak orang. Tidak hanya masyarakat Pulau Lombok, melainkan juga pengunjung yang ingin menyaksikan keunikan festival ini. Tidak hanya itu, pengunjung pun dapat berpartisipasi langsung dengan turut menangkap Nyale pada festival berlangsung. Festival ini juga menjadi sarana kebersamaan antara masyarakat Pulau Lombok maupun para pengunjung. Sebagai salah satu kekayaan seni budaya Indonesia, Festival Bau Nyale memang menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pulau Lombok.


Kini peristiwa Nyale sudah menjadi ikon pariwisata tahunan Pemda NTB yang bisa mendatangkan devisa karena pengunjung bukan saja dari Lombok sendiri tetapi juga dari wilayah lain di luar NTB. Legenda Puteri Mandalika atau Putri Nyale terus dikenang dan dirayakan setiap tahun khususnya masyarakat Lombok Tengah.Tinggal Pemda NTB saja menangkap peluang ini dan menjadikan peristiwa
tahunan untuk menjaring pengunjung melalui promosi baik di dalam negeri atau luar negeri melalui internet, brosur wisata dan publikasi media nasional dan lokal.



Read more ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Designed By Published.. Blogger Templates