INDONESIA

INDONESIA

Breaking News

Sunday, May 19, 2013

Maratua, mutiara di perbatasan

Pulau Maratua, salah satu pulau milik INDONESIA yang berbatasan dengan Malaysia, salah satu pulau dari kepulauan Berawan yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau ini berbentuk memanjang dan melengkung, di dalamnya terdapat 2 danau, Danau Haji Buang dan Danau Tanah Bamban.
Pulau Maratua adalah sebuah pulau kecil yang sangat indah. Keindahan pulau ini tidak hanya ditunjang oleh keindahan alamnya, namun juga segala hal yang hidup di pulau ini.Wisatawan mancanegara sering berkunjung ke pulau ini untuk snorkling maupun diving. Tidak heran jika Pulau Maratua dikenal dengan sebutan Paradise Island, surganya bagi para diver dan pemburu wisata kelautan.


Pulau Maratua sungguh kaya dengan biota bawah lautnya. Tak heran, Pangeran William, putra Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris, pernah mengunjungi pulau ini dan menggagumi keindahan bawah lautnya.
Sekali menyelam di Pulau Maratua, Anda akan ketagihan. Di bawah lautnya, Anda akan bertemu dengan ratusan jenis ikan laut dan terumbu karang yang menggoda. Tidak hanya itu, Anda juga dapat bertemu
barakuda dan penyu hijau. Ditambah dengan air laut yang sangat jernih, Anda akan lupa daratan saat menyelam di Pulau Maratua.Tidak seperti di daerah lainnya, Penyu pulau Maratua hidup menetap di lingkungan pulau Maratua. Mereka bahkan juga bertelur di pulau dan hidup menetap di perairan Maratua.
Pantainya pun akan menjadi tempat bersantai yang spesial. Lautan yang biru dan sunset yang menggoda, akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan untuk Anda. Jika ingin menghabiskan waktu lebih lama di pulau ini, Anda dapat menginap di resort yang ada di Pulau Maratua, 


Penduduk yang tinggal di pulau ini adalah penduduk yang berasal dari Kalimantan. Karena itulah kebudayaan, adat dan tradisi mereka sangat mirip dengan tradisi dan budaya orang Kalimantan pada umumnya. Namun gaya kehidupan keseharian mereka sudah beradaptasi dengan alam pulau Maratua.

Tetapi sayangnya mutiara ini rentan "dicaplok" negara tetangga kita, Pasalnya, operator pulau wisata tersebut juga berasal dari Negari Jiran itu. untuk itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membangun bandara di pulau ini yang sampai sekarang masih pada tahap pembangunan. Bandara di pulau dengan panjang sejauh 26 kilometer dan lebar antara 500 meter sampai 3 kilometer itu, sangat cocok mendukung tujuan wisata.
Harapannya, bandara itu tidak hanya untuk pengembangan wisata, namun juga mendukung sistem pertahanan dan keamanan negara. Di sekitar pulau Maratua terdapat sedikitnya 37 pulau yang juga bisa dijadikan tempat objek wisata. Namun, yang paling tersohor adalah pulau Maratua dan pulau Pabahanan.

Dengan dikelolanya potensi alam kita oleh pihak luar maka negara berpotensi rugi, sayang pemerintah daerah maupun pusat kurang bisa melihat hal ini, dan belajar dari pengalaman lepasnya pulau Sipadan yang bermula dari hal semacam ini. Selama ini, dermaga yang digunakan ketika berkunjung ke pulau itu adalah dermaga milik perusahaan swasta, yakni perusahaan yang menjadi operator wisata di pulau itu. Tetapi pada tahun ini Pemprov Kaltim mengalokasikan dana APBD sebesar Rp. 15 Milyar untuk melanjutkan pembangunan bandara di Pulau Maratua. Selain mendongkrak sektor pariwisata, keberadaan Bandara Maratua juga dapat meningkatkan akses transportasi, mendukung berkembangnya sektor wisata bahari dan pemerataan di kawasan perbatasan dan pedalaman serta untuk pertahanan di kawasan pulau terluar, karena dapat didarati oleh pesawat militer jenis Hercules untuk menjaga kedaulatan NKRI.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Designed By Published.. Blogger Templates