INDONESIA

INDONESIA

Breaking News

Saturday, May 25, 2013

Cerita sang Merah Putih


Ada yang tau gak sih sejarah tentang Bendera Negara Republik Indonesia?

Merah Putih
Tahun 1944, bendera merah dan putih dipilih sebagai bendera negara Indonesia oleh Panitia Lambang Negara, yang dipimpin  oleh Ki Hajar Dewantara dan penasihatnya adalah Ir. Soekarno dan Bapak Muhammad Hatta. Saat pemilihan warna bendera, diperkirakan tidak banyak pertentangan yang terjadi karena bendera merah putih sudah dekat dengan kehidupan bangsa Indonesia sejak zaman dulu. Beberapa bukti mengenai hal itu :

  • Prasasti Gunung Butak tahun 1294. Prasasti itu menuliskan tentang pemberontakan Kediri melawan Singasari. Saat itu, Kediri mengibarkan bendera merah putih
  • Mpu Prapanca mencatat dalam Kitab Negarakertagama pada tahun 1365 bahwa Majapahit adalah keraton merah putih
  • Kerajaan Mataram memuliakan bendera merah putih yang disebut gula kelapa
  • Tanggal 19 Juni 1825, bendera merah putih dikibarkan sebagai tanda perjuangan dibawah kepemimpinan Pangeran Diponegoro
  • Perhimpunan Indonesia (Indische Vereeniging) didirikan di Belanda pada tahun 1908. Bendera organisasi ini berwarna merah putih dengan gambar kepala banteng
Bendera Pusaka
Bendera merah putih yang dikibarkan pada saat Proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 dijahit oleh Ibu Fatmawati, istri dari Presiden pertama Indonesia. Bendera itu disebut bendera pusaka. Bendera itu simbol perjuangan bangsa yang sangat berharga.
Salah satu bukti betapa berharganya bendera pusaka adalah ketika terjadi Agresi Militer Belanda II pada tahun 1948 di Yogyakarta. Pada kala itu, Presiden Soekarno diasingkan ke Bangka. Sementara itu, Jendral Sudirman sedang perang gerilya. Maka dari itu, kepemimpinan di Istana Negara di Yogyakarta kosong. Saat itulah, bendera pusaka harus diselamatkan. Jika sampai jatuh ke tangan pihak Belanda, maka Indonesia bisa kehilangan kemerdekaannya lagi. Bendera pusaka diselamatkan dengan cara disobek menjadi dua bagian. Merah dan Putih, kedua bagian itu lalu dibawa ke Jakarta oleh dua orang yang berbeda yang melalui jalur yang berbeda pula. Perjalanan itu demi mengamankan bendera pusaka. Setelah sampai di Jakarta, bendera pusaka dijahit kembali.

Kita sadari begitu kerasnya perjuangan para pahlawan kita yang telah merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah, dan dari cerita diatas, kita jadi tau tentang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan pada masa pra kemerdekaan.Oleh karena itu, sebagai warga negara yang baik, jika kita sedang melakukan upacara bendera, kita mengikutinya dengan khidmat, apalagi disaat pengibaran sang merah putih. Panas atau capek yang kita dapat ketika mengikuti upacara bendera tidak akan sebanding dengan perjuangan para pahlawan. Mereka yang merebut, kita yang harus tetap mempertahankan kemerdekaan ini.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Designed By Published.. Blogger Templates